Desa Sumberahayu di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal memiliki potensi besar dalam pengembangan kopi berkat kondisi tanah subur dan iklim sejuk. Namun, praktik panen campuran serta pemasaran yang masih bergantung pada tengkulak membuat nilai jual kopi rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah kopi melalui penyuluhan teknik panen petik merah, sortasi buah, serta pengenalan teknologi pengolahan sederhana berupa mesin sangrai. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, praktik lapangan, dan penyerahan bibit kopi unggul. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan petani tentang panen selektif, keterampilan dasar pengolahan kopi, serta antusiasme tinggi dalam diskusi. Selain itu, pengenalan mesin sangrai dan peremajaan kebun melalui bibit unggul menjadi langkah awal diversifikasi produk kopi. Program ini diharapkan mampu mendorong petani untuk bertransformasi dari penjual bahan mentah menjadi produsen kopi olahan yang berdaya saing.
Copyrights © 2026