Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan inovasi layanan bimbingan dan konseling (BK) dari perspektif guru BK dengan menyoroti tantangan yang dihadapi, strategi adaptasi yang dilakukan, serta kebutuhan inovasi layanan dalam pelaksanaan BK di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui analisis data kebutuhan layanan BK yang dihimpun dari guru BK dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan waktu layanan, beban administrasi yang tinggi, rasio konselor dan siswa yang tidak ideal, serta dukungan institusional yang belum optimal. Dalam menghadapi kondisi tersebut, guru BK melakukan adaptasi melalui strategi layanan yang bersifat sederhana, pragmatis, dan kontekstual sesuai dengan kondisi sekolah dan karakteristik peserta didik. Selain itu, guru BK mengungkapkan kebutuhan akan inovasi layanan BK yang fleksibel, mudah diterapkan, dan mampu meningkatkan efektivitas layanan tanpa menambah beban kerja secara berlebihan. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi layanan BK perlu dikembangkan berdasarkan kebutuhan nyata praktisi agar relevan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026