Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelestarian kegiatan gotong royong di Dusun Sungai Kuncit, Desa Penai, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu. Fokus penelitian meliputi bentuk pelestarian gotong royong, peran tokoh masyarakat, serta faktor pendorong dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala dusun, ketua RT, dan ketua RW, serta ketua stasi dan ketua adat sebagai informan pendukung. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian gotong royong dilakukan melalui kegiatan tolong-menolong, seperti membantu persiapan pernikahan dan syukuran, serta kerja bakti seperti program Sabtu Bersih dan pembersihan fasilitas umum. Tokoh masyarakat berperan sebagai mediator, motivator, dan penggerak partisipasi warga. Faktor pendorong meliputi manfaat sosial, nilai budaya lokal, keterbatasan sumber daya ekonomi, dan peran aktif kepala dusun. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kesibukan bekerja, sistem upah, perbedaan pendapat, dan kurangnya keterlibatan generasi muda.
Copyrights © 2026