Konsep CSR dan blue accounting menjadi kebutuhan strategis karena tuntutan transparansi regulasi lingkungan dan tranparansi pelaporan pemerintah. Di sisi lain,dinamika persaingan di pasar maritim di pengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang terus berubah. Tetapi tidak banyak penelitian yang mengintegrasikan ketiga elemen tersebut secara menyeluruh dalam industry maritim Indonesia. Tujuan penelitian ini Perusahaan maritim harus menunjukkan kepatuhan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan menganalisis pengaruh blue accounting, corporate social responsibility (CSR), dan kebijakan pemerintah terhadap persaingan pasar di sektor maritim Indonesia. Dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan data sekunder dari 12 perusahaan maritim yang bersumber di website resmi bursa efek Indonesia (BEI) www.idx.co.id. Analisis data menggunakan regresi linier berganda melalui aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan blue accounting, CSR dan kebijakan pemerintah berpengaruh positif terhadap persaingan pasar. Sinergi antara regulasi, tranparansi akuntansi lingkungan, dan tanggung jawab sosial dapat meningkatkan keberlanjutan bisnis sektor maritim.
Copyrights © 2026