Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi informasi, kompetensi, dan konflik kerja terhadap kinerja perangkat desa se-Kecamatan Rembang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi sebanyak 207 perangkat desa, dan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh 68 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mencakup indikator pemanfaatan teknologi informasi, kompetensi, konflik kerja, dan kinerja perangkat desa. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perangkat desa, sedangkan konflik kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perangkat desa. Secara simultan, variabel ketiga tersebut menjelaskan 50% variasi kinerja perangkat desa. Dengan demikian, peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dan kompetensi akan memperkuat kinerja, sedangkan meningkatnya konflik kerja cenderung menurunkan efektivitas kerja perangkat desa.
Copyrights © 2026