Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pemikiran ekonomi klasik periode pertama, khususnya kontribusi Adam Smith, serta melacak pengaruhnya terhadap sistem ekonomi modern. Metode yang digunakan adalah kajian literatur deskriptif dengan pendekatan sejarah pemikiran ekonomi. Pemikiran klasik periode pertama, yang muncul sebagai respons terhadap Merkantilisme dan Revolusi Industri, menekankan pada pasar bebas, prinsip laissez-faire (campur tangan pemerintah minimal), dan efisiensi melalui pembagian kerja (division of labor). Konsep kunci seperti "tangan tak terlihat" (invisible hand) dan kepentingan diri sendiri (self-interest) sebagai penggerak ekonomi, yang diperkenalkan dalam The Wealth of Nations (1776), menjadi landasan bagi kapitalisme modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran ekonomi klasik tetap relevan dalam ekonomi modern, terutama dalam kebijakan perdagangan internasional (keunggulan komparatif), efisiensi pasar, dan kebijakan liberalisasi ekonomi. Meskipun mengalami tantangan dan evolusi—termasuk kritik Keynesian dan marxisme—prinsip dasar mengenai mekanisme pasar dan efisiensi alokasi sumber daya klasik tetap menjadi pilar fundamental dalam sistem ekonomi pasar global saat ini.
Copyrights © 2026