Di zaman globalisasi ini , persaingan dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif sering kali menyebabkan pengabaian terhadap nilai -nilai moral demi keuntungan finansial semata. Praktik -praktik yang mengandung manipulasi dan eksploitasi telah mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri bisnis. Tujuan: Penelitian ini fokus pada analisis isu-isu etika dalam bisnis modern dan menawarkan pandangan mengenai kebaikan dalam Islam (Akhlak) sebagai dasar etis untuk membangun sistem bisnis yang adil dan berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis literatur yang berkaitan dengan konsep-konsep etika dalam Islam serta penerapannya di bidang muamalah. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan akhlak yang meliputi kejujuran (shidq), kepercayaan (amanah), keadilan ('adl), dan tanggung jawab (mas'uliyah) berfungsi sebagai kontrol internal bagi pelaku bisnis. Prinsip-prinsip ini, yang tersimpan dalam karakter Rasulullah SAW, tidak hanya memberikan dimensi spiritual (keberkahan), tetapi juga menghasilkan dampak praktis berupa peningkatan loyalitas pelanggan , citra positif perusahaan, serta keinginan untuk berusaha dalam jangka panjang. Kesimpulan: Etika bisnis dalam Islam memberikan alternatif komprehensif untuk krisis moral dalam bisnis saat ini dengan menggabungkan nilai -nilai ekonomi, sosial, dan spiritual dalam suatu tindakan yang terpadu .
Copyrights © 2026