Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan upaya strategis dalam mendukung peningkatan efisiensi layanan dan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di daerah terpencil seperti RSUD Kabupaten Wakatobi. Meskipun SIMRS memiliki potensi besar, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia, dan faktor organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi SIMRS terhadap kualitas pelayanan prima melalui efisiensi layanan kesehatan di RSUD Wakatobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap pegawai RSUD Wakatobi. Teknik analisis yang digunakan adalah path analysis untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antara SIMRS, efisiensi layanan kesehatan, dan kualitas pelayanan prima. Penelitian ini menunjukkan bahwa SIMRS berpengaruh secara langsung terhadap efisiensi layanan kesehatan, dan secara tidak langsung memengaruhi kualitas pelayanan prima melalui peningkatan efisiensi layanan. Efisiensi berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan antara penerapan SIMRS dan kualitas layanan. SIMRS memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan prima, terutama bila efisiensi operasional rumah sakit ditingkatkan terlebih dahulu. Hal ini menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur dan SDM dalam mendukung implementasi SIMRS yang optimal di wilayah Daerah Tertinggal, Terpencil, dan Kepulauan (DTPK) seperti Wakatobi.
Copyrights © 2026