Industri konstruksi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring masifnya pembangunan infrastruktur nasional, namun di sisi lain menghadapi tantangan serius berupa ketidakstabilan usaha, tingginya tekanan proyek, serta masalah pengelolaan sumber daya manusia, khususnya pada level supervisor lapangan. Supervisor lapangan memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas, keselamatan, dan kelancaran proyek konstruksi, tetapi kerap dihadapkan pada beban kerja yang tinggi, tuntutan kompetensi yang kompleks, serta sistem kompensasi yang belum sepenuhnya seimbang. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan motivasi dan kepuasan kerja, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja dan keberlanjutan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, beban kerja, dan kompensasi terhadap kepuasan kerja supervisor lapangan dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada supervisor lapangan PT ABC (V Group), salah satu perusahaan konstruksi yang berkembang pesat di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis hubungan kausal antar variabel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia di sektor konstruksi, serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan strategi pengelolaan supervisor lapangan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kepuasan kerja.
Copyrights © 2026