Penelitian ini mengkaji dinamika penyebaran berita dan video hoaks oleh anggota Facebook Pro, yang relevan mengingat dominasi media sosial sebagai sumber informasi di era digital namun juga rentan disinformasi. Tujuannya adalah mengidentifikasi faktor pendorong dan strategi penyebaran hoaks oleh akun-akun "profesional" ini. Menggunakan tinjauan literatur sistematis, penelitian ini menganalisis beragam literatur ilmiah. Temuan menunjukkan bahwa penyebaran hoaks didorong oleh motif ekonomi, pencarian popularitas, kurangnya literasi media, dan agenda ideologis. Strategi yang digunakan meliputi judul clickbait, manipulasi visual, otoritas palsu, dan pemanfaatan echo chambers. Kesimpulannya, insentif monetisasi dan viralitas mendorong produksi hoaks canggih. Oleh karena itu, direkomendasikan revisi algoritma monetisasi platform, peningkatan literasi media bagi kreator, dan kolaborasi multi-pihak untuk memerangi disinformasi secara efektif.
Copyrights © 2026