Perkembangan teknologi pada era revolusi industri 4.0 membawa dampak terhadap menurunnya kemampuan sosial murid yang cenderung bersikap individualis dan kurang berinteraksi dengan lingkungannya. Kondisi ini menuntut sekolah untuk memperkuat keterampilan sosial murid agar mampu beradaptasi dan berperilaku positif dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk (a) mendeskripsikan keterampilan sosial murid, (b) mendeskripsikan implementasi keterampilan sosial murid, (c) mendeskripsikan faktor pendukung serta penghambat keterampilan sosial murid di madrasah. Metode Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Keterampilan sosial murid tergolong baik pada aspek berikut: Aspek hubungan dengan teman sebaya, murid menunjukkan kemampuan bekerja sama dan saling menghargai. Aspek manajemen diri, terlihat dari pembiasaan positif di madrasah. Aspek kemampuan akademis, terlihat melalui kerja sama dalam kelompok belajar dan program vokasi. Aspek kepatuhan, tercermin dari ketaatan murid terhadap tata tertib. Aspek perilaku asertif, terlihat murid berani berpendapat secara sopan dan mampu menolak ajakan negatif. (b) Implementasi keterampilan sosial dilakukan secara terpadu melalui kegiatan belajar, pembinaan karakter, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung kerja sama dan komunikasi. (c) Faktor pendukung utama meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, keteladanan guru, dan budaya disiplin, sedangkan penghambatnya berasal dari perbedaan karakter, kurangnya perhatian keluarga, serta pengaruh lingkungan luar sekolah. Secara keseluruhan, keterampilan sosial murid telah terimplementasi dengan baik melalui pembiasaan positif dan bimbingan dari guru serta dukungan lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026