Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca anak usia dini serta perlunya inovasi pembelajaran literasi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak di era digital. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui penerapan dongeng digital dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dongeng digital dalam pembelajaran, menganalisis pengaruhnya terhadap minat baca anak, serta mengidentifikasi respons anak selama kegiatan berlangsung di TK PG Rendeng Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan anak kelompok B usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dongeng digital dilaksanakan secara terencana melalui tahapan pengenalan, eksplorasi, pemaknaan, dan refleksi. Penggunaan dongeng digital mampu meningkatkan minat baca anak yang ditunjukkan melalui meningkatnya perhatian, antusiasme, kemampuan memahami serta menceritakan kembali isi cerita, dan munculnya ketertarikan anak terhadap buku cerita sebagai tindak lanjut kegiatan literasi. Dengan demikian, dongeng digital terbukti menjadi media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam menumbuhkan minat baca anak usia dini serta dapat menjadi alternatif strategi literasi awal berbasis teknologi di lembaga PAUD.
Copyrights © 2026