Anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki kebutuhan kesehatan reproduksi yang samadengan anak pada umumnya, namun masih menghadapi hambatan dalam mendapatkanakses informasi dan edukasi terkait kesehatan reproduksi pada anak. Pemberian informasikesehatan reproduksi yang adekuat diharapkan dapat mencegah masalah kesehatan danrisiko kekerasan seksual pada ABK. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkanmedia edukasi kesehatan interaktif berbasis aplikasi android yang dapat meningkatkankemandirian kesehatan reproduksi ABK melibatkan orang tua dan guru serta pengasuhanak. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode research and development (RnD)dengan pendekatan Borg dan Gall. Uji efektivitas produk dilakukan dengan pendekatankuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen melibatkan 50 responden terdiri dariorang tua, guru, dan ABK. Hasil penelitian adalah Media Edu-Kari berbasis aplikasiandroid, buku panduan, dan catatan perkembangan anak. Hasil uji validitas produkmelalui CVI menunjukan nilai rata – rata 4,3 – 4,6 menunjukan bahwa Media Edu-Karilayak untuk dipergunakan secara luas. Hasil uji efektivitas Media Edu-Kari didapatkannilai signifikansi atau p-value sebesar 0,001 (Sig. < 0,05) yang bermakna bahwa adapengaruh media Edu-Kari dalam meningkatkan kemandirian kesehatan reproduksi padaABK. Upaya pengembangan media edukasi ini diharapkan dapat digunakan secara luasoleh orang tua, anak dan guru serta bagi sekolah untuk dapat diintegrasikan denganpembelajaran, serta pemberian asuhan keperawatan berupa edukasi kesehatan reproduksiABK untuk optimalisasi kemandirian kesehatan reproduksi. Optimalisasi kemandiriankesehatan perlu melibatkan lintas sektoral dengan melibatkan digitalisasi kesehatan untukmencapai outcome peningkatan derajat kesehatan yang holistik
Copyrights © 2026