Beras merupakan bahan pangan pokok masyarakat Indonesia dengan tingkat konsumsi yang sangat tinggi. Praktik penambahan klorin (Cl₂) pada beras untuk meningkatkan warna putih dan tampilan fisik masih menjadi perhatian, karena penggunaan klorin pada pangan dapat membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar klorin (Cl₂) pada beras yang beredar di Pasar Ajibarang menggunakan metode titrasi iodometri. Penelitian ini menggunakan delapan sampel beras varietas IR 64 dan IR 32 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengujian dilakukan secara kualitatif melalui uji reaksi warna, uji nyala, dan uji pengendapan, serta secara kuantitatif menggunakan metode titrasi iodometri untuk menentukan kadar klorin. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa seluruh sampel tidak memberikan indikasi adanya klorin. Hasil analisis kuantitatif dengan metode iodometri juga menunjukkan bahwa kadar klorin (Cl₂) pada seluruh sampel berada di bawah batas deteksi metode. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa beras yang beredar di Pasar Ajibarang tidak mengandung klorin dan aman untuk dikonsumsi. Temuan ini menunjukkan bahwa mutu beras di wilayah tersebut masih terjaga dengan baik
Copyrights © 2026