Stunting masih menjadi permasalahan gizi utama di Indonesia dan memerlukan upaya pencegahan yang komprehensif melalui keterlibatan berbagai pihak. Sekolah dan keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku gizi anak usia sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat sinergi sekolah dan keluarga melalui edukasi gizi dan konsumsi ikan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong dengan sasaran guru dan orang tua siswa menggunakan metode edukasi dan pemberdayaan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, serta media edukatif. Evaluasi dilakukan menggunakan preāpost test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta terkait stunting, gizi seimbang, manfaat konsumsi ikan, dan peran guru serta orang tua. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman pada seluruh indikator setelah edukasi, dengan kenaikan paling tinggi pada pemahaman peran guru dan orang tua serta manfaat konsumsi ikan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis sekolah dan keluarga efektif dalam meningkatkan literasi gizi dan berpotensi mendorong praktik konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model intervensi edukatif yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan status gizi anak usia sekolah dasar.
Copyrights © 2026