Pemanfaatan AI dalam bidang pendidikan membawa dampak yang positif, salah satunya melalui penerapan chatbot berbasis generative ai. Implementasi chatbot dalam pembelajaran sering dimanfaatkan untuk memfasilitasi pembelajaran mandiri. Sayangnya, hambatan chatbot sering dihadapi oleh permasalahan halusinasi, bias, dan jawaban di luar konteks. Salah satu teknik untuk mengatasi hal tersebut adalah Retrieval-Augmented Generation (RAG). Implementasi RAG Chatbot berpotensi mendukung personalized learning. Metode penelitian ini menggunakan model Design Thinking yang terdiri dari tahap empathize, define, ideate, prototype dan test. Metode pengembangan ini cocok karena penekanannya pada empati pengguna, iterasi prototipe cepat, dan validasi kebutuhan nyata. Berdasarkan hasil uji fungsionalitas menggunakan metode black-box testing, memperoleh skor 15/15 (100%). Sedangkan uji kegunaan menggunakan penilaian SUS memperoleh skor 74 (B), skor di atas rata-rata. Kesimpulannya, chatbot diterima dan layak digunakan untuk mendukung personalized learning. Pengguna merasa nyaman dan puas, namun perlu ditingkatkan agar pengguna aktif merekomendasikan.
Copyrights © 2025