Tanaman Carica pubescens merupakan komoditas dataran tinggi yang berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif. Optimalisasi pemanfaatan limbah kulit buah Carica memerlukan data ilmiah mengenai kandungan metabolit sekunder, khususnya golongan alkaloid yang memiliki aktivitas farmakologis luas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi kualitatif senyawa golongan alkaloid pada ekstrak etanol dan fraksi kulit buah Carica (Carica pubescens) menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Ekstraksi dilakukan secara remaserasi dengan etanol 70%, dilanjutkan fraksinasi bertingkat (n-heksan, etil asetat, dan air). Analisis KLT menggunakan fase diam silika gel GF254 dan fase gerak metanol-kloroform (0,5:9,5) dengan pembanding piperin serta pereaksi semprot Dragendorff. Hasil analisa ekstrak etanol dan fraksi etil asetat menunjukkan hasil respon positif alkaloid dengan terbentuknya bercak jingga kecokelatan, dengan nilai Rf 0,94 serupa dengan nilai Rf baku pembanding piperin. Berdasarkan hasil profil kromatografi mendukung dugaan keberadaan senyawa golongan alkaloid secara kualitatif.
Copyrights © 2026