Energi listrik memiliki peranan penting pada kegiatan operasional di suatu perusahaan, instansi, universitas, rumah sakit, hotel dan yang lainnya. Seiring bertambahnya kebutuhan listrik setiap tahun, ketersediaan sumber energi listrik menjadi semakin berkurang. Oleh karena itu, audit energi merupakan salah satu metode konservasi untuk mengoptimalkan penggunaan energi. Audit energi juga merupakan langkah yang tepat untuk menganalisa konsumsi energi, menemukan peluang penghematan serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik. PT. Mitra Globalindo Nusantara adalah perusahaan yang bergerak pada usaha pengadaan jaringan infrastruktur dan maintenance jaringan telekomunikasi fiber optik. Penelitian ini menggunakan studi literatur tentang konservasi energi dan melakukan observasi melalui pengamatan dan pengukuran seara langsung pada bangunan PT. Mitra Globalindo Nusantara. Proses pengukuran meliputi pencahayaan, suhu ruangan, kelembapan udara. Sedangkan proses perhitungan konsumsi energi listrik dengan melakukan pengamatan secara langsung berdasarkan penggunaan energi listrik dengan durasi waktu 1x24 Jam dan selama 12 bulan. Perhitungan nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) untuk ruangan AC dan NON AC untuk setiap ruangan dan setiap lantai pada bangunan. Hasil dari penelitian menyatakan nilai IKE untuk ruangan NON AC memilki nilai rata-rata 3.9 kWh/m²/bulan, yang termasuk ke dalam kategori efisien. Sedangkan ruangan AC memiliki nilai IKE rata-rata 57, 2 kWh/m²/bulan yang termasuk ke dalam kategori boros. Konsumsi energi paling besar pada bangunan adalah penggunaan AC yang mencapai 47% dari total keseluruhan penggunaan energi/hari.
Copyrights © 2026