Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi manajemen pengelola arsip prestasi keagamaan di LPTQ Sumatera Utara. Selain itu, penelitian ini juga mencari tahu apa saja yang membuat pendataan juara MTQ tingkat provinsi jadi kurang efektif. Penelitian ini memakai cara kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan mewawancarai pengurus LPTQ, melihat dokumen arsip, dan membaca buku tentang cara mengelola administrasi lembaga keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama pendataan terletak pada sistem pengarsipan yang masih bersifat semi-digital. Yang dimana meski pendataan telah dilakukan dengan maksimal, tetapi pasti masih ada hambatan dalam pengarsipan jangka panjang.
Copyrights © 2026