Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menilai kelayakan dan kepraktisan SI BANGKA (Bangun Kata dengan Kearifan Kota Kudus) sebagai media pembelajaran digital dalam meningkatkan kemampuan membaca, merangkai, dan membentuk kata siswa fase A sekolah dasar. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penilaian kelayakan media dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, sedangkan tingkat kepraktisan diperoleh melalui angket respon guru dan siswa sebagai pengguna aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SI BANGKA memenuhi kriteria kelayakan dengan persentase penilaian ahli media sebesar 83,8% dan ahli materi sebesar 91,2%. Selain itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa aplikasi berada pada kategori layak hingga sangat layak, dengan persentase rata-rata 80,55% berdasarkan respon guru dan 80% berdasarkan respon siswa. SI BANGKA dinilai memiliki tampilan yang menarik, mudah dioperasikan, serta sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan kearifan lokal Kota Kudus yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran membaca permulaan, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual, bermakna, serta mendukung penguatan literasi budaya dan karakter siswa.
Copyrights © 2026