Journal of Medicine and Health
Vol 8 No 1 (2026)

Hubungan Ibu Melahirkan Saat Usia Dini Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24–59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Buntut Bali Kabupaten Katingan

Clarisa O Fortuna (Program Studi Kedokteran Program Sarjana, Fakultas Kedokteran, Universitas Palangka Raya)
Adelgrit Trisia (Departemen Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Palangka Raya)
Tri Widodo (Departemen Kesehatan Masyarakat, Program Studi Kedokteran Program Sarjana Fakultas Kedokteran, Universitas Palangka Raya)
Ni N S Yuliani (Departemen Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Palangka Raya)
Ravenalla A A H S Putra S (Departemen Kesehatan Masyarakat, Program Studi Kedokteran Program Sarjana Fakultas Kedokteran, Universitas Palangka Raya)



Article Info

Publish Date
27 Feb 2026

Abstract

Seorang anak dikatakan mengalami stunting jika tinggi atau panjang badannya kurang dari -2 SD pada kurva pertumbuhan WHO. Kondisi ini disebabkan oleh kebutuhan nutrisi yang tidak terpenuhi dan malnutrisi kronis. Kabupaten Katingan memiliki angka kejadian stunting tertinggi kedua di Kalimantan Tengah, yaitu 34%, menurut statistik SKI 2023. Karena tubuh dan sistem reproduksi mereka yang belum matang, remaja yang hamil memiliki risiko lebih tinggi membahayakan ibu dan janin. Akibatnya, anak-anak yang lahir sebelum usia 20 tahun lebih mungkin menderita stunting, dan ibu yang melahirkan berisiko mengalami masalah. Dengan menggunakan desain case-control dan teknik analisis observasional, penelitian ini melibatkan 92 anak berusia antara 24 dan 59 bulan (46 kasus dan 46 kontrol) yang dipilih secara khusus. Frekuensi stunting pada anak berkorelasi signifikan dengan perempuan yang melahirkan di usia muda, menurut analisis menggunakan uji chi-square (p = 0,000; OR = 24). Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa memiliki anak sebelum berusia 20 tahun secara signifikan meningkatkan kemungkinan terjadinya stunting.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmh

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Journal of Medicine and Health (JMH) focuses on contributing towards science and research development that can be accessed by researchers and academic practitioners. Journal of Medicine and Health (JMH) is an open access journal, published biannually on every February and August. JMH receives ...