Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana praktik pemulasaraan jenazah di Desa Sebayan digunakan sebagai media dakwah bil hal serta membekali warga dalam proses pemulasaraan jenazah pada masyarakat muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Observasi partisipan dilakukan untuk memahami secara mendalam praktik pemulasaraan jenazah dan interaksi antara petugas pemulasaraan jenazah dengan keluarga jenazah. Wawancara mendalam dilakukan dengan petugas pemulasaraan jenazah, keluarga jenazah, dan tokoh agama setempat untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai praktik pemulasaraan jenazah dan dampaknya dalam dakwah untuk menyebarkan nilai-nilai ajaran agama kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemulasaraan jenazah di Desa Sebayan melibatkan berbagai kegiatan, seperti mandi jenazah, mengkafani, dan mensholatkan dan mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman. Selama proses pemulasaraan, para petugas pemulasaraan jenazah juga memberikan pengajaran dan penjelasan mengenai tata cara pemulasaraan jenazah sesuai dengan ajaran agama serta memasukkan unsur-unsur peringatan dan ajakan sebagai dakwah bil lisan dan bil hal. Praktik pemulasaraan jenazah di Desa Sebayan efektif dalam menyampaikan pesanpesan agama kepada masyarakat. Melalui pengajaran dan penjelasan yang diberikan selama proses pemulasaraan, masyarakat dapat memahami dan menghayati ajaran
Copyrights © 2024