Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menimbulkan komplikasi pada penderita sehingga dapat menurunkan kualitas hidup pada penderita. Peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi dapat dikontrol dengan terapi farmakologi dan non farmakologi, salah satunya menggunakan kombinasi terapi pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif pada pasien hipertensi. Studi kasus menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Pemberian terapi slow deep breath dan relaksasi otot progresif dilakukan selama 15 menit untuk masing-masing intervensi, 2 kali pertemuan dalam 1 minggu selama 1 bulan. Hasil studi kasus menunjukkan tekanan darah sebelum dilakukan tindakan pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif pada subjek 1 158/98 mmHg, subjek 2 158/96 mmHg, dan subjek 3 162/104 mmHg. Sedangkan hasil tekanan darah pada subjek setelah dilakukan pemberian terapi pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif diperoleh hasil dimana subjek ketiga mengalami penurunan yang signifikan. Setelah dilakukan terapi didapat hasil tekanan darah pada subjek 1 136/85 mmHg, subjek 2 124/78 mmHg dan subjek 3 114/80 mmHg. Kesimpulan dari hasil ketiga subjek setelah diberikan terapi pernapasan dalam lambat dan relaksasi otot progresif mengalami penurunan tekanan darah.
Copyrights © 2026