Yayasan Binterbusih Semarang merupakan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial. Meskipun telah memanfaatkan teknologi seperti aplikasi Odoo untuk data siswa, pemanfaatan SI/TI secara keseluruhan masih bersifat parsial, belum terintegrasi, dan belum dikelola secara strategis. Yayasan menghadapi berbagai persoalan, yaitu pengelolaan data donatur dan relawan yang masih manual, pelaporan keuangan yang belum real-time, serta kurangnya transparansi informasi publik yang berdampak pada kepercayaan donatur. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk menyusun Rencana Strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (Renstra SI/TI) menggunakan pendekatan Ward and Peppard. Pendekatan tersebut terdiri dari analisis lingkungan bisnis internal dan eksternal menggunakan PEST dan SWOT, serta analisis lingkungan SI/TI menggunakan Value Chain dan Gap Analysis. Penyusunan portofolio aplikasi dipetakan menggunakan McFarlan Strategic Grid. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, direkomendasikan pengembangan aplikasi prioritas, yaitu: Sistem Manajemen Donatur (CRM), Sistem Keuangan Terintegrasi, dan Dashboard Transparansi Publik. Aplikasi tersebut direkomendasikan untuk dikembangkan secara bertahap dalam roadmap selama 3 (tiga) tahun guna meningkatkan efisiensi operasional dan akuntabilitas organisasi.
Copyrights © 2026