Penelitian ini mengkaji peran komunitas lokal dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Indonesia, mengevaluasi dampak lingkungan dan sosial-ekonomi, identifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan rekomendasi kebijakan praktis. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis (2018–2025) dikombinasikan sintesis studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa kepastian hak, modal sosial, dan pendampingan teknis adalah faktor kunci keberhasilan; sementara tekanan eksternal (konversi lahan, pertambangan) tetap menjadi risiko utama. Rekomendasi meliputi percepatan legalisasi perhutanan sosial, penguatan pendampingan KPH, perluasan akses modal inklusif, dan perlindungan tata ruang terhadap konversi.
Copyrights © 2026