Bangunan mixed-use dikembangkan sebagai respons terhadap keterbatasan lahan perkotaan serta kebutuhan integrasi berbagai aktivitas dalam satu kesatuan ruang. Berbagai kajian menunjukkan adanya keragaman pendekatan dalam meninjau karakteristik bangunan mixed-use. Penelitian ini merupakan studi pustaka yang bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik bangunan mixed-use dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu: (1) tipologi; (2) konfigurasi fungsi yang meliputi zonasi, transisi ruang, pemisahan akses, dan sirkulasi; serta (3) kinerja ruang yang mencakup efisiensi ruang dan core serta performa sirkulasi dan akses. Pustaka yang dikaji berasal dari artikel jurnal yang diseleksi berdasarkan kesesuaian substansi dengan ketiga aspek tersebut melalui proses penyaringan judul dan abstrak, dilanjutkan dengan telaah teks penuh. Data yang diperoleh diekstraksi ke dalam matriks dan dianalisis menggunakan metode thematic coding. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) tipologi bangunan mixed-use dapat dibedakan berdasarkan komposisi fungsi dan pola susunan vertikal; (2) konfigurasi fungsi ditentukan oleh keseimbangan antara tingkat integrasi aktivitas dan kebutuhan privasi serta keamanan; dan (3) kinerja ruang dipengaruhi oleh rancangan core, bentuk massa bangunan, serta pola sirkulasi dan pencapaian. Temuan ini dapat digunakan sebagai indikator pembeda antar bangunan mixed-use. Namun, agar indikator yang dihasilkan bersifat lebih komprehensif, diperlukan kajian lanjutan yang mencakup aspek-aspek karakteristik lainnya.
Copyrights © 2026