HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Papua, dengan remaja sebagai salah satu kelompok yang rentan terhadap penularan. Perkembangan era digital telah mengubah pola remaja dalam mengakses informasi kesehatan, termasuk informasi terkait HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman, stigma, dan sikap remaja Papua terhadap pencegahan HIV/AIDS dalam konteks era digital di Kota Jayapura.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Subjek penelitian adalah remaja berusia 15–24 tahun berjumlah 216 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki tingkat pemahaman yang cukup mengenai HIV/AIDS, namun stigma terhadap ODHA masih ditemukan pada sebagian responden. Sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS umumnya berada pada kategori positif, meskipun masih dipengaruhi oleh tingkat pemahaman dan stigma yang dimiliki. Era digital menjadi sarana utama bagi remaja dalam memperoleh informasi terkait HIV/AIDS, yang berperan sebagai konteks dalam pembentukan sikap pencegahan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan stigma remaja berhubungan dengan sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS dalam konteks era digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan edukasi kesehatan berbasis media digital yang tepat dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman, menurunkan stigma, serta mendukung sikap pencegahan HIV/AIDS yang lebih baik di kalangan remaja Papua.
Copyrights © 2026