Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi yang paling sering dijumpai secara global dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas, terutama pada kelompok berisiko tinggi seperti pasien Diabetes Melitus (DM). Kondisi hiperglikemia pada DM dapat menurunkan sistem imun dan mempermudah kolonisasi bakteri pada saluran kemih, sehingga berhubungan dengan terjadinya ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Diabetes Melitus dan kejadian Infeksi Saluran Kemih di RSUD Budhi Asih. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan dan rawat inap di RSUD Budhi Asih yang memenuhi periode penelitian. Sampel penelitian berjumlah 187 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, dengan metode non-probability sampling menggunakan teknik consecutive sampling. Data sekunder diperoleh dari rekam medis dan hasil pemeriksaan laboratorium. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Diabetes Melitus, sedangkan variabel terikat adalah Infeksi Saluran Kemih. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 98 responden (52,4%) menderita Diabetes Melitus dan 48 responden (25,7%) mengalami Infeksi Saluran Kemih. Proporsi kejadian ISK lebih tinggi pada pasien dengan Diabetes Melitus dibandingkan pasien tanpa Diabetes Melitus. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p=0,000, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Diabetes Melitus dan kejadian Infeksi Saluran Kemih di RSUD Budhi Asih.
Copyrights © 2026