Studi pendahuluan mengatakan banyaknya remaja putri yang mengalami dysmenorrhea primer pada saat proses belajar mengajar akan selalu meminta izin untuk beristirahat di Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan dysmenorrhea primer dengan aktivitas belajar siswi di SMA 5 Model Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas X dan kelas XI SMA 5 Model Palu sebanyak 313 siswi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan mengalami dysmenorrhea berat sebanyak 29 orang (38,7%), dan yang mengalami aktivitas belajar sangat terganggu sebanyak 34 orang (45,3%). Hasil analisis menggunakan uji chi-square didapatkan hasil nilai p 0,004<0,05, yang diartikan bahwa ada hubungan antara dysmenorrhea primer dengan aktivitas belajar siswi di SMA 5 Model Palu. Terdapat hubungan yang signifikan antara dysmenorrhea primer dengan aktivitas belajar siswi di SMA 5 Model Palu.
Copyrights © 2026