Penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, sementara terapi konvensional yang tersedia masih terbatas dan sering menimbulkan efek samping. Penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson masih menjadi masalah kesehatan global dengan terapi konvensional yang terbatas dan berisiko efek samping. Produk alam mengandung senyawa bioaktif dengan potensi neuroprotektif, sehingga perlu dievaluasi melalui pendekatan kimia medisinal. Penelitian ini bertujuan meninjau peran kimia medisinal dalam pengembangan terapi berbasis produk alam melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah telaah artikel yang mengaplikasikan teknik in silico seperti molecular docking, simulasi dinamika molekul, MM-GBSA, serta analisis ADME/Tox. Hasil menunjukkan bahwa senyawa alkaloid, flavonoid, fenantrena, fitoestrogen, dan terpenoid berpotensi sebagai inhibitor enzim kunci (AChE, BChE, BACE1), agonis reseptor ERβ, maupun modulator TLR2. Beberapa senyawa memiliki afinitas ikatan lebih baik dari donepezil, stabilitas kompleks protein–ligan yang baik, serta profil farmakokinetik mendukung, bahkan ada yang dapat menembus sawar darah otak. Disimpulkan bahwa kimia medisinal berperan penting dalam mengidentifikasi dan mempercepat penemuan kandidat obat alami untuk terapi neurodegeneratif yang lebih aman dan efektif.
Copyrights © 2026