Kuku adalah struktur keratin yang berperan melindungi ujung jari, mendukung gerakan motorik halus, dan mencerminkan kondisi kesehatan tubuh. Berbagai kelainan kuku tidak hanya berdampak pada estetika, tetapi juga dapat menjadi tanda adanya penyakit kulit, infeksi, gangguan metabolik, atau kelainan sistemik. Studi ini merupakan literature review yang disusun melalui analisis sumber ilmiah dari PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar mengenai anatomi, fungsi, dan berbagai gangguan pada kuku. Hasil telaah menunjukkan bahwa kelainan infeksi seperti onikomikosis dan paronikia akut umumnya disebabkan oleh mikroorganisme dan dapat menimbulkan nyeri, perubahan bentuk, serta infeksi jaringan sekitarnya, sedangkan kelainan non-infeksi seperti psoriasis kuku, liken planus, dan paronikia kronis berkaitan dengan proses inflamasi atau iritasi jangka panjang. Kesimpulannya, kelainan kuku bersifat multifaktorial sehingga memerlukan diagnosis komprehensif, dan terapi harus disesuaikan dengan penyebab dasarnya untuk mencegah perburukan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Copyrights © 2025