Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik pasien dengan kejadian DM pada pasien rawat jalan di RSU Sundari Medan tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional), melibatkan 353 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling dari populasi 3.026 pasien rawat jalan. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan α=0,05. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara usia dengan kejadian DM (p=0,001), sementara jenis kelamin (p=0,263) dan tingkat pendidikan (p=0,350) tidak menunjukkan hubungan. Disimpulkan bahwa peningkatan usia berkontribusi terhadap meningkatnya risiko DM. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini faktor risiko pada kelompok usia lanjut serta penguatan program edukasi pencegahan DM di fasilitas layanan kesehatan.
Copyrights © 2025