Mahasiswa kedokteran rentan mengalami stres akibat beban akademik yang tinggi, sehingga diperlukan strategi coping yang efektif untuk menjaga kesehatan jiwa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara strategi coping dan kesehatan jiwa pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati tahun 2025. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 97 mahasiswa angkatan 2022–2024 yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Brief COPE dan Self Reporting Questionnaire (SRQ), serta analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dan Fisher’s exact. Hasil menunjukkan sebagian besar responden (94,85%) menggunakan problem-focused coping dan 55,67% berada dalam kondisi sehat jiwa. Problem-focused coping tidak berhubungan signifikan dengan kesehatan jiwa (p = 0,748; r = –0,033), sedangkan emotion-focused coping berhubungan signifikan meskipun sangat lemah (p = 0,039; r = 0,210). Kesimpulannya, emotion-focused coping memiliki peran dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa kedokteran, sementara problem-focused coping tidak menunjukkan hubungan yang berarti.
Copyrights © 2025