Hiperurisemia atau peningkatan kadar asam urat pada lansia merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada kualitas hidup dan komplikasi sistemik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola makan dengan kadar asam urat pada lansia di Puskesmas Pati 1. Desain penelitian ini adalah analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 38 lansia penderita asam urat, sampel 35 responden dipilih melalui total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan alat pengukur Easy Touch GCU. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan 60% responden memiliki pola makan tidak baik dan 62,9% mengalami kadar asam urat tinggi. Uji Spearman Rank menghasilkan p-value 0,000 dengan koefisien korelasi r = 0,941, menunjukkan hubungan sangat kuat dan signifikan antara pola makan dengan kadar asam urat. Kesimpulannya, modifikasi pola makan merupakan strategi fundamental dalam pencegahan dan pengelolaan hiperurisemia pada lansia.
Copyrights © 2025