Permukiman pedesaan di Indonesia umumnya berkembang secara bertahap mengikuti dinamika sosial masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penataan rumah di Dusun Dasan Lian, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, serta mengidentifikasi implikasi spasial dari pertumbuhan organik tersebut terhadap kualitas lingkungan permukiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis morfologi kawasan. Data dikumpulkan dengan mengidentifikasi pola tata massa bangunan, orientasi hunian, struktur jaringan jalan, dan distribusi ruang terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permukiman berkembang berbasis sistem kekerabatan melalui pembagian lahan keluarga secara turun-temurun, sehingga membentuk kluster hunian dengan kepadatan yang meningkat pada generasi berikutnya. Orientasi bangunan tidak seragam dan jaringan jalan lingkungan memiliki lebar terbatas, yang berimplikasi pada aksesibilitas dan kualitas sirkulasi udara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola organik di Dasan Lian memperkuat kohesi sosial masyarakat, namun memerlukan arahan penataan berbasis partisipatif agar keberlanjutan spasial dan kualitas lingkungan tetap terjaga.
Copyrights © 2024