Kesiapan finansial penting bagi remaja di Yayasan Sosial Tangan Kasih, namun pemahaman tentang alokasi dana dan kebiasaan menabung masih rendah sehingga menghambat kemandirian. Yayasan menekankan perlunya edukasi praktis untuk membantu siswa SMP mengelola uang saku. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menganalisis masalah mitra, memberikan solusi dan memodifikasi perilaku alokasi dana melalui intervensi inovatif. Program dilakukan menggunakan metode penyuluhan terpadu Blended. Prosesnya mencakup dua fase yaitu fase eksplorasi digital berupa penyampaian materi dan demonstrasi visual tentang cara-cara menabung melalui aplikasi e-wallet dan bank digital, fase praktik motorik berupa kegiatan kerajinan tangan pembuatan celengan dari kertas yang berfungsi sebagai instrumen fisik untuk melatih disiplin menabung sehari-hari. Implementasi model ini menunjukan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya pengetahuan dan kedisiplinan peserta dalam menabung. Model digital dan praktik terbukti efektif meningkatkan kompetensi dan kedisiplinan finansial remaja, sekaligus mengatasi pengaruh eksternal yang menghambat minat menabung. Model ini direkomendasikan untuk dijadikan refrensi dalam pengembangan pengetahuan yang berfokus pada pembangunan keterampilan hidup (life skills) di komunitas remaja, mendukung kemandirian finansial mereka di masa depan.
Copyrights © 2026