Pengelolaan keuangan rumah tangga merupakan kemampuan atau penting yang harus dimiliki masyarakat di Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Masyarakat di pedesaan mengalami masalah kurangnya literasi keuangan rumah tangga, terutama terkait pengaturan arus kas, perencanaan anggaran, manajemen utang, dan pemahaman mengenai dana darurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga pedesaan dalam merencanakan dan mengelola keuangan rumah tangga secara tepat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan yang difokuskan pada pemahaman komponen anggaran, cara mencatat arus kas, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta strategi membangun dana darurat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perencanaan anggaran, kemampuan menyusun anggaran sederhana, serta kesadaran untuk mengatur pengeluaran sesuai prioritas. Selain itu, peserta mampu menerapkan pola manajemen keuangan yang lebih terarah dan mengurangi risiko kesalahan pengeluaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kemampuan masyarakat dalam menciptakan kondisi finansial keluarga yang lebih sehat. Saran dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan lanjutan dan pelatihan berkala agar keterampilan pengelolaan keuangan dapat lebih berkembang.
Copyrights © 2026