Sarana transportasi jalan sangatlah penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Seiring dengan peningkatan volume lalu lintas dan faktor lingkungan, jalan ini mengalami berbagai jenis kerusakan yang berpotensi mengganggu kelancaran transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan jalan dengan metode Surface Distress Index (SDI) serta memberikan rekomendasi penanganan yang sesuai berdasarkan hasil evaluasi kondisi jalan. Metode penelitian ini melibatkan survei visual terhadap jenis dan tingkat keparahan kerusakan jalan, yang kemudian diolah menggunakan metode SDI untuk menentukan nilai indeks kerusakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi jalan dengan kategori baik dengan nilai SDI 0.00 adalah sebesar 87.83% yang memerlukan penanganan Pemeliharaan rutin, sedangkan kondisi jalan dengan kategori sedang dengan nilai SDI 95 adalah sebesar 1.00%, yang memerlukan penanganan Rehabilitasi Mayor, Sedangkan untuk Jalan dengan kategori Baik dengan nilai SDI 20.00 adalah sebesar 11.17% dan memerlukan penanganan pengembalian kondisi dengan Rutin kondisi. Pada ruas jalan oransbari – ransiki tidak terdapat kondisi jalan Rusak Ringan dan Rusak Berat.
Copyrights © 2026