Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang dan sering disertai dengan masalah psikologis berupa stres. Stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memengaruhi perilaku kesehatan pasien, salah satunya aktivitas fisik yang berperan penting dalam pengendalian kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat stres terhadap aktivitas fisik pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Sp.4 Nyong Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien Diabetes Mellitus yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat stres dan aktivitas fisik, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang dan memiliki aktivitas fisik rendah. Analisis bivariat menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat stres terhadap aktivitas fisik pada pasien Diabetes Mellitus. Simpulan penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat stres yang dialami pasien, semakin rendah aktivitas fisik yang dilakukan. Oleh karena itu, pengelolaan stres perlu diintegrasikan dalam pelayanan Diabetes Mellitus di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2025