Anggota verba gerakan dalam bahasa Karo memiliki ciri semantis yang berbeda, seperti verba lawes yang berarti pergi dengan verba berkat yang berarti berangkat. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kategori semantis dan deskripsi makna dalam verba gerakan bahasa Karo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategorisasi dan makna verba gerakan agentif dan verba gerakan pasientif dalam bahasa Karo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Metabahasa Semantik Alami (MSA). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data lisan dan data tulisan. Pengumpulan data lisan menggunakan metode simak dengan teknik catat dan teknik rekam sebagai teknik lanjutan. Analisis data menggunakan metode agih dan metode padan. Penyajian hasil analisis data disajikan dengan metode formal dan metode informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa verba gerakan dalam bahasa Karo dikategorisasikan berdasarkan komponen semantis. Kategori verba gerakan agentif dalam bahasa Karo dibentuk oleh komponen ‘X bergerak karena X menginginkannya’, sedangkan verba gerakan pasientif dibentuk oleh komponen ‘X bergerak bukan karena X menginginkannya’. Makna verba gerakan dalam bahasa Karo dibentuk oleh dua makna asali yang paling sering muncul dalam parafrase yaitu elemen BERGERAK/MERASAKAN dan BERGERAK/BERPIKIR yang berkombinasi sehingga membentuk sintaksis makna universal ‘pada waktu itu, X bergerak’.
Copyrights © 2026