Peningkatan kualitas infrastruktur jalan memerlukan perhatian terhadap material penyusun perkerasan, salah satunya adalah agregat dalam campuran aspal beton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gradasi agregat pada hot bin terhadap kualitas campuran aspal beton tipe AC-WC, dengan studi kasus pada proyek peningkatan Jalan Bareng–Wonosalam. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data lalu lintas harian rata-rata (LHR), pengambilan sampel menggunakan core drilling, serta pengujian karakteristik Marshall sesuai standar SNI 06-2489-1991. Parameter yang dianalisis mencakup stabilitas, flow, VIM, VMA, dan VFB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal optimum sebesar 5,274% menghasilkan stabilitas Marshall sebesar 1178 kg, VIM sebesar 4,71%, VMA sebesar 16,80%, VFB sebesar 71,97%, dan nilai Marshall Quotient sebesar 332 kg/mm. Seluruh nilai tersebut memenuhi standar Bina Marga, yang menunjukkan bahwa campuran AC-WC dengan gradasi agregat yang tepat mampu meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan performa lapisan perkerasan jalan. Kesimpulannya, gradasi agregat hot bin berpengaruh signifikan terhadap kualitas campuran AC-WC dan dapat dijadikan acuan dalam evaluasi serta pengendalian mutu pekerjaan jalan.
Copyrights © 2026