Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan strategi Preventive Maintenance (PM) pada Engine Generator yang beroperasi di PT XYZ. Permasalahan utama dalam kegiatan pemeliharaan mesin adalah menentukan interval waktu perawatan yang tepat agar tidak terlalu sering sehingga menimbulkan pemborosan dan tidak terlalu jarang yang dapat menimbulkan kerusakan. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan tribology, khususnya melalui analisis kualitas pelumas (Lube Oil Analysis), untuk menentukan efektivitas dari perpanjangan interval preventive maintenance. Penelitian ini membandingkan dua siklus pemeliharaan, yaitu pada interval 1500 jam dan 2000 jam kerja. Data yang dikumpulkan mencakup hasil uji kualitas pelumas, kondisi teknis mesin, serta biaya operasional dan pemeliharaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perpanjangan interval PM dari 1500 jam ke 2000 jam tidak memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap performa mesin. Bahkan, strategi ini dapat menghasilkan efisiensi biaya operasional tahunan sebesar Rp30.359.000. Dengan demikian, perpanjangan interval preventive maintenance dinilai lebih efisien tanpa mengorbankan keandalan mesin, dan dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan manajemen perawatan di masa mendatang.
Copyrights © 2026