Penelitian ini dilakukan di FAWA Mart Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap dengan tujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan dan tata letak produk minuman kemasan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan ruang penyimpanan serta sering terjadinya kekosongan stok (stockout) akibat belum adanya sistem pengendalian persediaan yang teratur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis Activity Relationship Chart (ARC) untuk mengetahui keterkaitan antar produk, serta perhitungan Reorder Point (ROP) untuk menentukan waktu pemesanan ulang yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan satu unit rak baru di area penjualan mampu meningkatkan kapasitas tampung dari 120 botol menjadi 504 botol, atau meningkat sebesar 320%. Penerapan sistem ROP menghasilkan titik pemesanan ulang sebesar 60 botol untuk Le Mineral, 30 botol untuk Vit dan Teh Pucuk, serta 15 botol untuk produk slow moving seperti Nutriboost, Floridina, Milku, dan Golda Coffee. Kombinasi antara penambahan rak dan sistem pengendalian berbasis ROP mampu menjaga ketersediaan stok, mengurangi risiko stockout, serta meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang pada area penjualan
Copyrights © 2026