Koenzim Q10 mengandung antioksidan yang bersifat tidak stabil terhadap cahaya. Untuk mengatasi ketidakstabilan tersebut, diperlukan sistem penghantaran berupa liposom yang dapat meningkatkan stabilitas zat aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik liposom koenzim Q10 yang dihasilkan dengan variasi konsentrasi kolesterol. Koenzim Q10 dienkapsulasi dalam sistem penghantaran liposom dengan berbagai konsentrasi kolesterol, yaitu FI (300 mg), FII (600 mg), dan FIII (900 mg), menggunakan metode hidrasi lapis tipis dan sonikasi. Liposom dibuat dengan komponen penyusun berupa lesitin kedelai, kolesterol, dan kloroform, serta dikarakterisasi melalui uji organoleptik, pH, efisiensi penjeratan, ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan morfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa liposom koenzim Q10 dengan variasi konsentrasi kolesterol memiliki karakteristik organoleptik berupa tekstur cair, warna kuning, dan aroma khas kedelai. Nilai pH berkisar antara 5,75 hingga 5,86. Efisiensi penjeratan masing-masing formula adalah FI sebesar 95,56%, FII sebesar 96,95%, dan FIII sebesar 97,88%. Ukuran partikel berkisar antara 154,8 hingga 187,5 nm, dengan indeks polidispersitas antara 0,230 hingga 0,450. Hasil uji morfologi menunjukkan globul berbentuk bulat. Berdasarkan hasil tersebut, liposom koenzim Q10 menunjukkan karakteristik fisikokimia yang baik.
Copyrights © 2026