Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik komprehensif terhadap literatur ilmiah global mengenai gangguan kulit yang berkaitan dengan penggunaan skincare pada remaja. Fokus utama studi ini adalah memetakan tren publikasi, mengidentifikasi kontributor paling berpengaruh, serta mengungkap kesenjangan penelitian yang ada sebagai panduan riset masa depan. Data diambil dari basis data Scopus dari periode Januari 1969 hingga Oktober 2024 menggunakan kombinasi kata kunci spesifik terkait penyakit kulit, produk kosmetik, dan populasi remaja pada judul artikel. Sebanyak 471 dokumen dianalisis secara statistik menggunakan Microsoft Excel 365, VOSviewer, dan paket Bibliometrix (Biblioshiny) berbasis R. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 3,85%, dengan lonjakan signifikan setelah tahun 2000 yang mencapai puncaknya pada 2020. Analisis jaringan mengungkap bahwa Amerika Serikat, Jerman, dan Prancis adalah negara yang paling berpengaruh, sementara jurnal Contact Dermatitis menjadi sumber publikasi utama. Penulis paling produktif diidentifikasi adalah Uter, W. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun perhatian terhadap keamanan produk kulit remaja meningkat selama dua dekade terakhir, terdapat penurunan tren publikasi pasca-2020 yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Temuan ini memberikan dasar strategis bagi peneliti untuk mengisi celah riset dan bagi otoritas kesehatan untuk merumuskan kebijakan perlindungan konsumen remaja yang lebih ketat.
Copyrights © 2026