Hipertensi sering disebut sebagai “the silent killer” karena tidak menunjukkan gejala yang jelas pada awalnya. Kurangnya pengetahuan tentang gejala dan pengobatan yang tidak teratur, termasuk ketidakpatuhan dalam minum obat, menjadi tantangan besar dalam penatalaksanaan hipertensi dan dapat meningkatkan risiko komplikasi. Tujuan: untuk mengkaji pengaruh edukasi kesehatan terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara edukasi kesehatan terhadap pengetahuan (p-value = 0,001) dan kepatuhan minum obat (p-value = 0,001).
Copyrights © 2026