Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam mendukung keberhasilan implementasi pendidikan inklusif di Cherish Academy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai penggerak utama dalam membangun budaya inklusif melalui peningkatan kompetensi pendidik, penguatan kolaborasi dengan orang tua dan tenaga ahli, serta penerapan kurikulum yang adaptif sesuai kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. Gaya kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan partisipatif terbukti mampu mengatasi keterbatasan sumber daya pendidik dan mendukung keberhasilan guru dalam pengembangan akademik dan karakter siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan inklusif. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian kepemimpinan pendidikan inklusif, sementara secara praktis memberikan rekomendasi strategis bagi kepala sekolah dalam mengembangkan praktik pendidikan inklusif yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026