Penelitian ini membahas hubungan antara regulasi dan implementasi Standar Proses dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP) di Sekolah SMTK Bethel Jakarta. Standar Proses berperan penting sebagai pedoman untuk menjamin keberlangsungan pembelajaran yang efektif, efisien, dan berpusat pada peserta didik dengan mengintegrasikan aspek akademik dan pembentukan karakter. Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2022, implementasi dilakukan melalui tiga komponen utama, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian proses pembelajaran. SMTK Bethel Jakarta telah mengikuti ketentuan tersebut secara sistematis dengan mengadaptasi silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengakomodasi nilai-nilai teologi Kristen serta karakteristik peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran mengedepankan pendekatan aktif, partisipatif, dan kontekstual, termasuk praktik diskusi Alkitab, refleksi iman, renungan, doa, dan pelayanan. Penilaian dilakukan bukan secara kognitif saja, melainkan juga pada perkembangan sikap, tanggung jawab, dan spiritualitas peserta didik. Studi ini juga mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan standar proses, seperti keterbatasan waktu pembelajaran, beban administrasi yang tinggi, dan variasi kemampuan siswa, serta pentingnya dukungan yayasan, pimpinan sekolah, dan pelatihan guru. Kesimpulannya, SMTK Bethel Jakarta berhasil mengintegrasikan standar proses nasional dengan kekhasan pendidikan teologi secara holistik sehingga menghasilkan pembelajaran yang bermutu dan berkarakter, mendukung pembentukan lulusan yang kompeten dan memiliki iman kuat sebagai bekal pelayanan masa depan.
Copyrights © 2026