Kemampuan bahasa ekspresif pada anak dengan autism spectrum disorder (ASD) sering berkembang lebih lambat dibandingkan anak tipikal, sehingga membatasi kemampuan komunikasi verbal dalam konteks sosial dan pembelajaran. Metode imitation merupakan pendekatan intervensi yang menekankan proses belajar melalui peniruan perilaku verbal dan nonverbal. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penerapan metode imitation terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak ASD di wilayah Surakarta. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan one group pretest–posttest design. Responden penelitian berjumlah 10 anak ASD berusia 7–10 tahun yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Intervensi diberikan secara terstruktur selama 15 sesi dengan durasi 60 menit pada setiap sesi. Data dianalisis menggunakan uji statistik parametrik. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa metode imitation responsif menempatkan anak sebagai inisiator komunikasi sehingga interaksi berlangsung lebih alami dan bermakna sehingga berpotensi digunakan sebagai alternatif intervensi dalam pengembangan bahasa ekspresif anak ASD.
Copyrights © 2026