Manuju : Malahayati Nursing Journal
Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026)

Hubungan Antara Aktifitas Fisik dengan Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Remaja Putri

Dila Teju, Selly Omega (Unknown)
Purnama, Ni Luh Agustini (Unknown)
Wahyuni, Lusia Dwi Sri (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2026

Abstract

ABSTRACT Menstruation is a physiological that occurs periodically in a woman’s body. During menstruation, most women experience abdominal pain, also known as dysmenorrhea. The incidence of dysmenorrhea increases with inactivity and lack of exercise during menstruation. Appropriate physical activity (the right amount and intensity) can reduce menstrual pain, as exercise releases endorphins, which reduce pain. The purpose this study aims to determine the relationship between physical activity and menstrual pain in adolescent girls. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design involving 60 respondents selected through propotiornal random sampling. Data was collected using a questionnaire that include variables for physical activity measured by IPAQ and pain levels measured by NRS scale (Numeric Rating Scale). The Result a statistical test using Spearman’s Rank showed a P value of 0,750 (p 0,05), which means there is no significant relationship between physical activity and menstrual pain in teenage girls. Conclusion there is no relationship between physival activity and menstrual pain in adolescent girls.  Keywords: Menstruation, Menstrual Pain, Physical Activity.  ABSTRAK Menstruasi merupakan perubahan fisiologis tubuh perempuan yang terjadi secara berkala. Pada saat mengalami mestruasi sebagain besar wanita akan mengalami rasa nyeri pada perut atau disebut dengan disminore. Kejadian disminore akan meningkat dengan kurangnya aktivitas dan kurangnya olahraga selama menstruasi. Aktifitas fisik yang dilakukan dengan tepat (jumlah dan intensitas yang tepat) dapat mengurangi nyeri haid, karena saat berolahraga tubuh dapat mengeluarkan hormone endorphin sehingga rasa nyeri akan berkurang. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktifitas fisik dengan nyeri haid pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan 60 responden yang dipilih melalui teknik propotional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup variabel aktifitas fisik yang diukur dengan IPAQ dan tingkat nyeri yang diukur dengan skala NRS (Numeric Rating Scale). Hasil penelitian Uji statistic dengan menggunakan Rank Spearman menunjukkan nilai P sebesar 0,750 (p 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan nyeri haid pada remaja putri. Kesimpulan tidak ada hubungan antara aktifitas fisik dengan nyeri haid pada remaja putri  Kata Kunci: Menstruasi, Nyeri Haid, Aktivitas Fisik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

manuju

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis ...